
Didiagnosis memiliki penyakit kelamin atau infeksi menular seksual tentu menjadi pukulan besar bagi setiap orang. Pasalnya, penyakit kelamin masih menjadi hal yang dianggap sebagai aib besar. Jangan langsung rendah diri, saat terkena penyakit kelamin ada beberapa hal yang baiknya Anda lakukan segera.
Hal yang perlu dilakukan saat terkena penyakit kelamin
Berikut ini berbagai langkah utama yang perlu dilakukan saat Anda terkena penyakit kelamin, yaitu:
1. Ingatkan diri bahwa Anda tidak sendirian

Pada dasarnya penyakit kelamin sama saja dengan penyakit menular nonseksual lainnya. Jangan berkecil hati, ingat saja bahwa Anda tidak sendiri. Jangan sampai Anda mengalami depresi karena memikirkan hal ini dan merasa sendirian.
2. Jangan menyalahkan orang lain

Jika Anda memang mencurigai pasangan menularkan penyakit kelamin pada Anda maka usahakan untuk tetap bersikap tenang meskipun sulit. Ajak pasangan bicara dan mintalah ia untuk melakukan tes yang sama.
Pasalnya, infeksi menular seksual memang tidak selalu menular lewat hubungan seks. HIV misalnya, termasuk ke dalam infeksi yang bisa ditularkan melalui proses transfusi darah akibat jarum yang digunakan secara berulang.
3. Ajak pasangan berbicara

Usahakan untuk meluangkan waktu secara langsung. Dengan begini, risiko kesalahpahaman bisa dihindari. Dengan bertemu langsung, pasangan juga bisa mengajukan berbagai pertanyaan yang memenuhi benaknya.
4. Cari tahu sebanyak-banyaknya soal penyakit yang Anda miliki

Pastikan untuk mencari tahu apakah penyakit yang Anda miliki bisa disembuhkan hanya dapat ditangani. Pasalnya, beberapa penyakit memang tidak bisa disembuhkan tetapi dapat dikelola dengan pengobatan yang tepat.
Dengan mengetahui secara jelas dan pasti kondisi tubuh Anda saat ini, Anda akan tahu apa yang perlu dilakukan.
5. Anda tetap bisa melakukan hubungan seksual

Oleh karena itu, yang perlu Anda lakukan ialah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai penyakit yang Anda miliki. Anda juga bisa menanyakannya pada dokter mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan baik sebelum maupun setelah berhubungan seksual.
6. Siapkan mental untuk kemungkinan terburuk

Bahkan tak jarang, ada orang yang bersentuhan pun enggan karena berpikir akan tertular. Meskipun sulit, Anda tetap harus menerimanya dengan lapang dada dan ingat kembali bahwa Anda tidak sendirian.
Carilah grup dukungan dengan kondisi serupa supaya Anda lebih memahami bahwa yang terpenting ialah bukan menyesali dan meratapi keadaan tetapi bagaimana cara untuk tetap dapat hidup normal seperti sebelumnya.
Memiliki penyakit kelamin tentu tidak menghalangi Anda untuk tetap dapat berguna untuk orang lain. Salah satu hal yang bisa Anda lakukan ialah mengedukasi orang-orang sekitar Anda mengenai penyakit kelamin dan bahaya seks bebas yang dilakukan secara sembarangan. Jadikan masalah yang menimpa Anda sebagai bahan pembelajaran untuk Anda dan juga orang-orang terdekat.
Comments
Post a Comment